PENDIDIKAN KESEHATAN DI SEKOLAH

Pendidikan kesehatan memiliki beberapa tujuan yaitu agar peserta didik:

  1. Memiliki pengetahuan tentang isu kesehatan
  2. Memiliki nilai dan sikap positif terhadap prinsip hidup sehat
  3. Memiliki keterampilan dalam pemeliharaan, pertolongan dan perawatan kesehatan
  4. Memiliki kebiasaan hidup sehat dan menularkan perilaku hidup sehat
  5. Tumbuh kembang secara harmonis
  6. Menerapkan prinsip-prinsip pencegahan penyakit
  7. Memiliki daya tangkal terhadap pengaruh buruk dari luar
  8. Memiliki kesegaran jasmani dan kesehatan yang optimal.

Cara melaksanakan pendidikan kesehatan di sekolah dilakukan melalui:

  1. Penyajian pendidikan. Cara penyajian pendidikan lebih menekankan peran aktif peserta didik melalui kegiatan ceramah, diskusi, demonstrasi, pembimbingan, permainan, dan penugasan.
  2. Penanaman kebiasaan. Cara penanaman kebiasaan dilakukan melalui penugasan untuk melalukan cara hidup sehat sehari-hari dan pengamatan terus menerus oleh guru dan kepala sekolah.

Pendidikan kesehatan dapat dilakukan secara:

  1. Intra kurikuler. Pendidikan kesehatan dilakukan saat jam pelajaran berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Misalnya pada pendidikan jasmani ataupun dapat terintegratif pada suatu mata pelajaran lainnya yang disampaikan pada peserta didik.
  2. Ekstra kurikuler.. Pendidikan kesehatan dilakukan di luar jam pelajaran yang dilakukan di sekolah atau di luar sekolah. Misalnya, melaksanakan penyuluhan tentang gizi dan narkoba serta melaksanakn pelatihan UKS bagi peserta didik.

Materi pendidikan kesehatan yang diajarkan di sekolah berbeda-beda disesuaikan dengan jenjang pendidikannya. Materi pendidikan itu antara lain demam berdarah, flu burung, pelayanan gizi, kesehatan gigi dan mulut, pengelolaan sampah, pengelolaan tinja, sarana pembuangan limbah, pengelolaan air bersih, penyediaan air bersih, air dan sanitasinya, pegenalan pada penyakit menular dan pencegahannya. Khusus untuk peserta didik SMP/MTs dan SMA/SMK/MA ditambah dengan kesehatan reproduksi, bahaya rokok dan deteksi dini penyalahgunaan narkotika, obat terlarang, minuman keras, dan bahan-bahan yang berbahaya serta zat adiktif (NAPZA) dan HIV/AIDS.

UKS dilaksanakan mulai dari TK/RA sampai SLTA/MA, serta dilaksanakan secara berjenjang dari sekolah/madrasah sampai pusat secara terkoordinasi. Kegiatan UKS di lingkungan sekolah meliputi beberapa kegiatan, yang pertama adalah rapat koordinasi baik di tingkat pusat, propinsi, kabupaten serta tim Pembina. Semua dilakukan dengan mengundang para anggota tim Pembina UKS baik dari bidang kesehatan dalam negeri maupun dari pendidikan nasional. Kedua, memberikan bantuan peningkatan kualitas kesehatan madrasah, kemudian orientasi dokter kecil untuk MI, dan kader kesehatan remaja untuk MTs dan MA.

LAYANAN KESEHATAN DI SEKOLAH

Pelayanan kesehatan dilakukan secara komprehensif dan terpadu meliputi:

  1. Promotif. Promotif adalah peningkatan penyuluhan dan latihan keterampilan pelayanan kesehatan.
  2. Preventif. Preventif adalah layanan kesehatan untuk mencegah sebelum timbulnya penyakit.
  3. Kuratif. Kuratif adalah penyembuhan penyakit yang diderita.
  4. Rehabilitasi. Rehabilitasi adalah pemulihan pada keadaan kesehatan awal dari penyakit yang telah diderita.

Pelayanan kesehatan lingkungan di sekolah dilakukan untuk menciptaan lembaga pendidikan yang dapat menunjang berlangsungnya proses pembelajaran. Dalam pelayanan UKS terdapat beberapa paket yaitu

Paket minimal

  1. Penyuluhan dan UKGS tahap I
  2. Imunisasi
  3. Pembinaan LSS

Paket Standar. Paket minimal ditambah:

  1. Dokter kecil
  2. P3K
  3. Penjaringan kesehatan
  4. Pemeriksaan kesehatan berkala
  5. UKGS tahap II
  6. Warung sekolah

Paket Optimal. Paket standar ditambah:

  1. Konseling kesehatan remaja
  2. UKGS tahap III
  3. Kebun sekolah
  4. Dana sehat

Paket paripurna: Paket optimal ditambah kesegaran jasmani.


 

DAFTAR PUSTAKA

http://drlukashermawan.blogspot.com/2011/01/program-usaha-kesehatan-sekolah-uks.html

http://ompundaru.wordpress.com/2009/01/05/program-kesehatan-sekolah-yang-efektif-menuju-sekolah-ramah-anak/

http://www.depkes.go.id/index.php/berita/press-release/1179-pendidikan-dan-kesehatan-menentukan-kualitas-sumber-daya-manusia.html

http://www.disdik-kepri.com/index.php?option=com_content&view=article&id=181:usaha-kesehatan-sekolah&catid=44:makalah&Itemid=86

http://www.uksmtsnjabung.blitarkab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=56&Itemid=124

Kaluge, Laurens. Sendi-Sendi Manajemen Pendidikan. Surabaya: Unesa Unervisity Press

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s