KETERKAITAN DAN KONTRIBUSI MANAJEMEN STRATEGIK DENGAN MANAJEMEN PENDIDIKAN

Keterkaitan dan Kontribusi Manajemen Strategik dengan

Manajemen Pendidikan

Pengertian manajemen strategic:

  1. Hadari Nawawi(2005), manajemen strategic adalah proses atau rangkaian kegiatan   pengambilan   keputusan   yang   bersifat   mendasar   dan   menyeluruh,   disertai  penetapan   cara   melaksanakannya,   yang   dibuat   oleh   manajemen   puncak   dan dimplementasikan   oleh   seluruh   jajaran   di   dalam  suatu   organiasasi,   untuk  mencapai  tujuannya.
  2. David (2003), manajemen strategic adalah ilmu tentang perumusan, pelaksanaan dan evaluasi keputusan-keputusan lintas fungsi yang memungkinkan organisasi mencapai tujuannya.
  3. Hunger (2003), manajemen strategik adalahi serangkaian keputusan dan tindakan manajerial yang menentukan kinerja  dalam jangka panjang.

Jadi, Manajemen strategic adalah rangkaian kegiatan mulai dari perumusan, pelaksanaan hingga evaluasi keputusan yang dilakukan dalam rangka mengembangkan kekuatan dan menciptakan peluang bagi organisasi agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Pengertian manajemen pendidikan:

  1. Biro Perencanaan Depdikbud (1993), manajemen pendidikan adalah proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, mengendalikan tenaga pendidikan, sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan, mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan manusia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti yang luhur, memiliki pengetahuan, keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap, mandiri, serta bertanggung jawab kemasyarakat dan kebangsaan.
  2. Pidarta (1988), manajemen pendidikan adalah aktivitas memadukan sumber-sumber pendidikan agar terpusat dalam usaha mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan sebelumnya
  3. Atmodiwirio (2000), manajemen pendidikan adalah proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, mengendalikan tenaga pendidikan, sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan.

Jadi, Manajemen pendidikan adalah serangkaian kegiatan mulai dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan sampai pengawasan yang dilakukan dalam bidang pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.

Seorang manajer pendidikan dalam mengelola atau memanage pendidikan baik pada satuan pendidikan(sekolah) maupun pada institusi yang lebih tinggi(diknas) tidak akan terlepas dari fungsinya melakukan kegiatan manajemen yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan dan pengawasan (POAC). Pendidikan merupakan sistem terbuka yang selalu berinteraksi dengan masyarakat dan lingkungan eksternal (IPolEkSosBudHankam). Sehingga pendidikan juga akan selalu mengalami perubahan dan berkembang. Untuk itu seorang manajer pendidikan harus mampu membuat perencanaan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang yang tepat sasaran, memberi peluang agar tetap survive di masa depan dan mendukung tujuan pendidikan  itu sendiri. Maka manajemen pendidikan menggunakan manajemen strategis untuk membantu organisasi merumuskan strategi-strategi yang lebih baik melalui pendekatan yang lebih sistematis, logis dan rasional dalam menentukan pilihan strategis. Jadi  manajemen strategis merupakan salah satu alat atau cara yang dapat mendukung manajemen pendidikan dalam mencapai tujuannya.

Kontribusi manajemen strategik dalam mendukung manajemen pendidikan adalah:

Rencana strategis dan rencana operasional yang dibuat oleh manajemen pendidikan dapat dikelola dan dikendalikan secara realistic serta tetap terarah pada tujuan organisasi
Manajemen strategic menunjang fungsi kontrol dalam manajemen pendidikan dengan menggunakan semua sumber daya yang dimiliki secara terintegrasi menuju proses yang efektif dan efisien.
 Manajemen pendidikan dapat memilih dan menetapkan strategi dengan pendekatan yang lebih sistematis, logis dan rasional sehingga dapat meminimalkan perbedaan dan mewujudkan kekuatan untuk mewujudkan tujuan pendidikan.
 Mempermudah manajemen pendidikan dalam melakukan perubahan atau pengembangan strategi dengan tetap sesuai dan tidak merubah keunggulan yang ada pada organisasi.
 Membantu manajemen pendidikan dalam mendorong perilaku proaktif semua pihak sesuai tupoksinya untuk ikut memperkuat keunggulan organisasi.
 Manajemen strategic menuntut pihak baik dalam organisasi, masyarakat maupun stakeholder lain untuk berartisipasi sehingga akan meningkatkan perasaan ikut memiliki, tanggung jawab  dan partisipasi.

Aplikasi manajemen strategis dalam manajemen pendidikan dapat dilihat ketika pembuatan RENSTRA yang dijabarkan menjadi RENOP  yang dapat dimulai dari:

  1. Pengamatan lingkungan baik internal maupun eksternal dengan analisis SWOT untuk memetakan posisi organisasi sehingga dapat diketahui apa yang harus dan dapat dilakukan organisasi untuk meningkatkan kualitas, mengembangkan organisasi dan mencapai tujuannya.
  2. Manajer pendidikan dapat merumuskan strategi-strategi yang tepat dengan mengacu pada tujuan pendidikan dan tujuan institusi/organisasi itu sendiri. Rumusan strategi ini berupa misi, tujuan, strategi, dan kebijakan.
  3. Manajemen pendidikan mewujudkan strategi dan dan kebijakannya dengan mengembangkan program, anggaran serta prosedur dengan tetap memperhatikan struktur, sumber daya dan budaya organisasi.
  4. Melakukan pengendalian terhadap kinerja dan melakukan evaluasi hasil kinerja sehingga diketahui tingkat keberhasilannya dan menemukan kelemahan-kelemahan dalam implementasi maupun perumusan strategi untuk dilakukan tindakan perbaikan-perbaikan.

Untitled

Organisasi pendidikan yang manajemen pendidikannya mampu menerapkan manajemen strategik akan memiliki keunggulan:

Untitled2

DAFTAR PUSTAKA

Hunger, J. David dan Wheleen, Thomas L. 1996. Manajemen Strategis. Edisi Kedua. Terjemahan oleh Julianto Agung. 2003. Yogyakarta: Andi.

Nasution, Ahmad Sanusi. 2008. Manajemen Strategi dan Operasi di Bidang Pendidikan, (Online), (http://sanoesi.wordpress.com/2008/10/14/manajemen-strategi-dan-operasi-dibidang-pendidikan/, diakses 22 Februari 2012)

Sardjana, Djadja. 2010. Pengembangan Ilmu Manajemen, (Online), (http://edukasi.kompasiana.com/2010/03/19/pengembangan-ilmu-manajemen-pendidikan/, diakses 22 Februari 2012)

Siswanto. 2007. Konsep Manajemen Strategik sebagai Paradigma Baru di Lingkungan Organisasi Pendidikan, (Online), (http://paksisgendut.files.wordpress.com/2007/11/manajemen-strategik-sebagai-paradigma-baru.pdf, 22 Februari 2012)

Sudrajat, Akhmad. 2008. Manajemen Sekolah, (Online), (http://akhmadsudrajat.wordpress.com/, diakses 23 Februari 2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s