SEKOLAH EFEKTIF

Sekolah berasal dari bahasa latin skhole, scola, scolae atau schola  yang mempunyai arti waktu luang atau waktu senggang. Krishnamurti (dalam Pora, 2004: 16) mengatakan bahwa arti senggang mempunyai maksud waktu yang tidak terbatas bagi seseorang dalam belajar baik sains, sejarah, matematik ataupun tentang dirinya.  Maka kami menyimpulkan, sekolah adalah lembaga yang dirancang dalam rangka penyelenggaraan proses belajar mengajar untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kepada peserta didik yang telah mempunyai aturan, kurikulum dan kelengkapan lainnya.

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, kata efektif berarti ada efeknya (akibatnya, pengaruhnya, kesannya);  manjur atau mujarab; dapat membawa hasil; berhasil guna;  mulai berlaku. Sehingga efektif dapat didefinisikan suatu pencapaian tujuan yang dilakukan secara tepat dengan cara-cara yang telah ditentukan.

Keberhasilan sebuah sekolah biasanya ditentukan oleh sejauhmana tujuan pendidikan itu dapat tercapai pada periode tertentu sesuai dengan lamanya pendidikan  yang berlangsung di sekolah. Oleh karena itu muncullah sekolah efektif dan sekolah tidak efektif. Sekolah efektif mempunyai tingkat ketersesuaian yang tinggi  antara apa yang telah dirumuskan untuk dikerjakan dengan hasil yang dicapai sekolah.

Sekolah yang efektif selalu menyempurnakan programnya setiap tahun sehingga dapat mengembangkan kompetensi siswa yang adaptif terhadap setiap perkembangan IPTEKs dan lingkungan global

Jadi sekolah efektif adalah sekolah yang memiliki tingkat kesesuaian antara hasil yang dicapai dengan rencana dan target hasil yang ditetapkan terlebih dahulu. Sekolah efektif adalah sekolah yang memiliki manajemen yang baik, transparan dan akuntabel yang mampu memberdayakan semua komponen sekolah untuk mencapai tujuan sekolah secara efektif.

Sekolah adalah sistem terbuka yang mempunyai subsistem-subsistem yang saling terkait dan berhubungan. Bosker dan Guldemon (dalam Moerdiyanto, 2007: 6) mengatakan bahwa sistem sekolah yang efektif terdiri dari 5 komponen yaitu:

  1. Konteks. Misalnya kebutuhan masyarakat, lingkungan sekolah dan kebijakan pendidikan
  2. Input. Misalnya sumber daya dan kualitas guru
  3. Proses. Misalnya iklim sekolah dan kurikulum
  4. Output. Misalnya hasil belajar siswa dan pencapaian keseluruhan
  5. Outcome. Misalnya kesempatan kerja dan penghasilan

Menurut Widodo (2011: 34), sekolah efektif mempunyai ciri-ciri yaitu:

  1. Adanya standar disiplin yang berlaku bagi semua warga sekolah
  2. Memiliki suatu keteraturan dalam rutinitas kegiatan di kelas
  3. Mempunyai standar prestasi sekolah yang sangat tinggi
  4. Peserta didik mampu mencapai tujuan yang telah direncanakan
  5. Peserta didik lulus dengan menguasai pengetahuan akademik
  6. Adanya penghargaan bagi siswa yang berprestasi
  7. Peserta didik mau bekerja keras dan bertanggung jawab
  8. Kepala sekolah mempunyai program inservice, pengawasan, supervisi dan membuat rencana sekolah bersama-sama para guru
  9. Adanya lingkungan yang nyaman
  10. Penilaian yang secara rutin mengenai program yang dibuat siswa.

Menurut Heneveld(dalam Moerdiyanto, 2007:5) faktor-faktor sekolah efektif adalah

  1. Dukungan orang tua siswa dan lingkungan
  2. Dukungan efektif dari sistem pendidikan
  3. Dukungan materi yang cukup
  4. Kepemimpinan yang efektif
  5. Pengajaran yang baik
  6. Fleksibilitas dan otonomi
  7. Waktu yang cukup di sekolah
  8. Harapan yang tinggi dari siswa
  9. Sikap positif dari para guru
  10. Peraturan dan disiplin
  11. Kurikulum yang terorganisir
  12. Adanya penghargaan dan insentif
  13. Waktu pembelajaran yang cukup
  14. Variasi strategi pembelajaran
  15. Frekuensi pekerjaan rumah
  16. Adanya penilaian dan umpan balik

Sekolah sebagai sebuah sistem mempunyai input, proses, output, dan feedback. Maka karakteristik sekolah efektif menurut Widodo (2011: 35) dapat dilihat dari indikator input dan proses yaitu:

Indikator Input dan Proses Sekolah Efektif

Input

Proses

  1. Memiliki kebijakan, tujuan dan sasaran mutu yang jelas
  2. Sumber daya tersedia dan siap
  3. Staf yang kompeten dan berdedikasi tinggi
  4. Memiliki harapan dan prestasi yang tinggi
  5. Fokus pada pelanggan (khususnya siswa)
  1. Proses belajar mengajar yang efektifitasnya tinggi
  2. Kepemimpinan sekolah yang kuat
  3. Lingkungan sekolah yang aman dan tertib
  4. Pengelolaan tenaga kependidikan yang efektif
  5. Sekolah memiliki budaya mutu
  6. Sekolah memiliki teamwork yang kompak, cerdas dan dinamis
  7. Sekolah memiliki kewenangan(kemandirian)
  8. Partisipasi yang tinggi dari warga sekolah dan masyarakat
  9. Sekolah memiliki keterbukaan (transparansi manajemen)
  10. Sekolah memiliki kemauan untuk berubah
  11. Sekolah melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan
  12. Sekolah responsif dan antisipatif terhadap kebutuhan
  13. Komunikasi yang baik
  14. Sekolah memiliki akuntabilitas.

Kepala sekolah mempunyai peranan yang penting dalam mengembangkan sekolah efektif melalui kepemimpinannya. Kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan di sekolah harus mampu mendayagunakan semua sumber yang ada di sekolah agar mencapai sekolah efektif. Menurut Anwar (2011: 10) kepala sekolah efektif dapat dilihat dari indikator-indikator kinerjanya yaitu:

  1. Mewujudkan proses pembelajaran yang efektif
  2. Menerapkan system evaluasi yang efektif dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan
  3. Melakukan refleksi diri ke arah pembentukan karakter kepemimpinan sekolah yang kuat
  4. Melaksanakan pengembangan staf yang kompeten dan berdedikasi tinggi
  5. Menumbuhkan sikap responsif dan antisipatif terhadap kebutuhan
  6. Menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tertib (Safe and Orderly)
  7. Menumbuhkan budaya mutu di lingkungan sekolah
  8. Menumbuhkan harapan prestasi tinggi
  9. Menumbuhkan kemauan untuk berubah
  10. Melaksanakan Keterbukaan/Transparan Managemen Sekolah
  11. Menetapkan secara jelas mewujudkan Visi dan Misi
  12. Melaksanakan pengelolaan tenaga kependidikan secara efektif
  13. Melaksanakan pengelolaan sumber belajar secara efektif
  14. Melaksanakan pengelolaan kegiatan kesiswaan/ Ekstrakurikuler secara efektif

Hal-hal yang dapat dilakukan untuk membuat sebuah sekolah menjadi sekolah efektif antara lain:

  1. Komunikasi yang terbuka. Komunikasi dalam sekolah baik frekuensi dan kesempatan untuk menerima umpan balik ditingkatkan lebih transparan. Sehingga para stakeholder sekolah mengetahui informasi yang lebih jelas dan ikut  berpartisipasi mendukung pengembangan sekolah.
  2. Pengambilan keputusan bersama. Kepala sekolah hendaknya melibatkan stakeholder dalam pengambilan keputusan. Sehingga dapat meningkatkan rasa tanggung jawab masing-masing pihak.
  3. Memperhatikan kebutuhan guru. Sekolah memperhatikan kebutuhan guru sehingga dapat memberikan motivasi tersendiri bagi guru karena kebutuhannya diperhatikan. Ketika kesejahteraan guru terjamin maka guru akan lebih bersemangat dalam melakukan dan memerbaiki pengajarannya.
  4. Memperhatikan kebutuhan siswa. Sekolah yang memperhatikan kebutuhan siswa akan lebih diterima oleh masyarakat. Sekolah perlu melakukan strategi-strategi untuk membuat sekolah sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar dan memenuhi kebutuhan siswanya.
  5. Keterpaduan sekolah dan masyarakat. Antara sekolah dan masyarakat harus dapat saling bekerja sama dan terpadu dalam rangka mengembangkan sekolah.

DAFTAR PUSTAKA

Pora, Yusran. 2004. Selamat Tinggal Sekolah. Yogyakarta:Media Pressindo

Wibisino, Agus. 2010. Efektif dan Efisiensi, (Online), (http://aguswibisono.com/2010/efektif-dan-efisien/, diakses  13 April 2012)

Anwar, Qomari. 2011. Sekolah yang Efektif, (Online), (http://ngatimin.weebly.com/uploads/5/4/1/1/5411453/sekolah_efektif.ppt, diakses 13 April 2012)

SD Negeri Kamal. 2011. Sekolah Efektif dalam Prespektif Global, (Online), (http://sdnegerikamalkulonprogo.blogspot.com/2011/08/sekolah-efektif-dalam-prespektif-global.html, diakses 13 April 2012)

Danim, Sudarwan.  2010. Otonomi Manajemen Sekolah. Bandung:Alfabeta

Moerdiyanto. 2007. Manajemen Sekolah Indonesia yang Efektif Melalui Penerapan Total Quality Mnagement, (Online), IMEC 2007 Proceedings, (http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/penelitian/Drs.%20Moerdiyanto,%20M.Pd./ARTIKEL%20MANAJEMEN%20SEKOLAH%20EFEKTIF.pdf, diakses 13 April 2012)

Widodo, Suparno Eko. 2011. Manajemen Mutu Pendidikan: untuk Guru dan Kepala Sekolah. Jakarta:Ardadizya Jaya

Sodikin, Herdik. 2011. Manajemen Sekolah Efektif dan Unggul, (Online), (http://ilmucerdaspendidikan.wordpress.com/2011/04/27/157/, diakses 12 April 2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s